Apa iya cinta itu buta?
Iya.
Buktinya saya belum pernah lihat mata cinta.
Tapi, kita kan punya mata! Itu lah yang membuat cinta tidak buta (atau brutal?).
Seperti halnya cinta saya pada sepatu, mungkin saya (diamdiam) mencintai segala bentuk sepatu dimuka bumi ini. Tapi, saya kan punya mata! Untuk melihat sepatu itu berwarna apa, ukurannya pas tidak dengan kaki saya, modelnya bagus atau tidak, dan sebagainya. Jadi tidak sembarang sepatu saya jatuhi cinta.
Bagaimana jika tanpa melihat (dengan mata) kita bisa mencintai sesuatu. Ya, itu sih kerjaannya mata hati kaleeee!
Wednesday, 28 January 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment